Kusampaikan salam ini,
lewat angin yang bernyanyi riuh
geletar jiwa harap kecap kedamaian mejelang
di ribuan derita menghampar
Sarat nestapa di timbun asa
jenuh dalam kekang kenyerian
melumat raga kian layu
jiwa meronta merona
Kusampaikan Maaf ini,
lewat batu terukir air mata
telah kulukis karat luka di tiap tulangku
tahun-tahun menggaris resah
kusulam darah dari lukaku yang basah
Maafkan aku,
Jika langkah kelak terhenti
bersama sakit mematri diri
walau niat masih ada
nikmati sisa perjalanan bersama
menggapai impian yang tertata
Realita terbentang
gelombang diri dipulas segala luka
daya kian tak berdaya
nyata hidup mengecap realita derita
Ya Allah kekasih hati nan abadi,
kutuang segala resah gelisah di dada'MU
tangan-tangan penyerahanku menggapai Engkau.
Izinkan aku menikmati senyumku
di sisa waktu yang Kau ridhoi.

0 komentar:
Posting Komentar