Air mataku luruh meniti waktu
Mendekat keharibaan’Mu…..
Bagai belia
Mencoba mengerti arti kekalahan dan kemenangan
Mencoba menghitung sengsara dan bahagia
Mencoba segalanya yang kubisa?
Telah kudengar nam’Mu diserukan
Hampir sepanjang musim yang berganti
Hampir setiap helaan nafas anak manusia
Dalam gelap dalam warna terang
Dalam geletar jiwaku yang kerontang
Ya…… Rabbi kekasih hatiku yang abadi
Mungkinkah lagi aku kau izinkan
Menyebut nama’Mu dalam rinduku
Pada kesempatan yang tersisa
Pada saat sepi, pada saat bahagia
Ya Rabbi …. Ya Rahman ….Ya Rahim!
Dipintu’Mu aku kini berseru
Menghitung hari menghitung waktu

0 komentar:
Posting Komentar