Kusematkan di dadanya sebuah medali
Agar tak terulang perih yang terpatri
darah genapkan aroma kemerdekaan negeri
Pada keabadian sebuah bangsa sendiri
Tak mengenal seberapa beda kulit terpatri
Yang pasti ada dalam satu negeri
Kusampaikan padanya sebuah serapah
Lihat begundal yang sedang menjarah
Utak atik seberapa banyak darah tercurah
Langkah diri tak lagi punya arah
Sebab sudah bebal jiwa yang parah
Dasi dan gincu balikan arah
Kutautkan padanya berjuta harapan
Halangi diri dipenuhi kudapan
Generasi ini penuh dengan pahlawan
Asa bukan sebuah mimpi yang tersimpan
Gemilang sebuah negeri jadi yang terdepan
Asa demi asa bukan sebuah pepesan
Kusaksikan sebuah negeri dengan tiga bendera
Kemerdekaan dibayar darah
Halaman kertas putih yang siap ditulis
Hitam keserakahan yang menghadang
Kutemukan pahlawan pada setiap warnanya
mereka bilang ...Indonesia tanah airku
……. ‘*• ♫♫♫•*’
….. ‘ *, • ‘♫ ‘ • ,* ‘
