Bahkan dinding yang lama tertutup ini
telah kau buka kembali
kau tawan aku dengan cara sendiri
guratan derita terejam sirna
Di taburan tetes air Illahi
mesra kupeluk wangi aroma terkini
melantun kasih terpatri di ruas hati
seiring hembusan gejolak romansa
Merepih impian kita berlari
menemui singgasana purnama abadi
tak tertinggal luapan janji
terlena meramu segenap pesona

0 komentar:
Posting Komentar